Cara Sukses Pemasaran Online di Era Digital

Bagaimana cara memasarkan dan mempromosikan barang secara daring di era daring seperti saat sekarang ini? Pada kesempatan kali ini, abiscus akan mencoba membahasnya untuk kalian. Pertama, kita bahas terlebih dahulu mengenai defenisi pemasarn.

Apa itu pemasaran? adalah rangkain kegiatan dengan tujuan memasarkan barang. Barang disini bisa berupa barang ataupun jasa. Untuk menggapai hal tersebut, maka perlu memperhatikan manajemen marketing yang mumpuni supaya bisa bersaing di era daring saat ini.

Karena tujuan marketing adalah supaya barang yang dihasilkan bisa dinikmati, dibeli oleh pembeli, maka perlu melakukan serangkaian cara supaya barang tersebut diminati atau disukai pembeli.

Suatu barang untuk dapat disukai tidak hanya disebabkan karena faktor harga barang yang murah atau terjangkau, namun ada berbagai faktor yang dapat menentukan hal tersebut

 

Promosi Online

strategi marketing online
Berikut ini TIPS ukses manajemen marketing di era daring sebagai berikut

 

Menetapkan Target Pembeli

Untuk bisa berhasil dalam memasarkan barang, kata kunci pertama yang harus diketahui dan diperhatikan adalah mengetahui dan menetapkan pembeli sasaran.

Ilmu marketing akan berhasil apabila pembeli betul-betul di target dengan baik atau dikenali dengan sangat detil.

Biasanya, untuk menetapkan target pembeli secara spesifik dan bisa sesuai dengan sasaran maka dilakukan proses segmentasi pembeli.

Barang yang kita tawarkan tidak akan mungkin menyentuh atau dibutuhkan semua segmen masyarakat. Baik itu jenis kelamin, umur, tingkatan sosial, ataupun segmentasi lainnya.

Oleh karena itu, supaya manajemen marketing di era daring berhasil, maka menetapkan pembeli sasaran adalah tugas pertama bagi para pelaku marketing.

 

Membuat Rencana Marketing

Setelah menetapkan target pembeli secara spesifik, maka kiat selanjutnya adalah menyusun rencana marketing yang matang. Rencana marketing selalu berkaitan dengan tujuan marketing.

Namun, perlu ada perspektif berbeda dalam memandang tujuan marketing, yakni tidak semata memikirkan keuntungan jangka pendek berupa laba atau telah mencapat break event point. Namun, juga perlu ditambah cara pandang baru yaitu kepuasan pelanggan.

Rencana marketing yang hanya berorientasi pada untung namun mengesampingkan kepuasan pelanggan akan menjadikan tujuan marketing hanya akan dicapai dalam waktu singkat.

Kepuasan pelanggan yang berakhir pada loyalitas akan membuat proses marketing terus berlanjut dan sifatnya akan bertahan jangka panjang.

 

Berinovasi dan Mengikuti Trend

Marketing konvensional tidak sepenuhnya usang dan harus ditinggalkan semuanya. Toh, masih ada cara-cara marketing konvensional yang bisa diterapkan di era sekarang.

Namun, hal yang kurang bijak dan tepat jika manajemen marketing tidak memperhatikan perkembangan dan tidak berani berinovasi.

Bisa diramalkan bahwa barang yang ditawarkan akan sangat sulit dijangkau oleh pembeli. Sehingga pada akhirnya loyalitas pembeli yang telah lama dibangun menjadi pudar dan beralih ke barang lain yang sejenis namun menerapkan proses inovasi dalam marketing.

Ada banyak contoh barang-barang yang sangat terkenal bahkan menjadi raja pada segmentasi barangnya, namun pada akhirnya tumbang juga karena tidak berani dan kekeuh tidak mau berinovasi.

 

Maksimalkan Kunci Marketing Daring

Perbedaan antara marketing konvensional dengan marketing daring terletak pada tools ataupun perangkat dan sarana yang digunakan untuk melakukan marketing.

Kunci-kunci marketing daring yang harus dikuasai adalah media sosial, content marketing, mobile mindset, dan kecakapan penguasaan big data.

Walaupun era daring menawarkan kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang mengolah kunci-kunci marketing, namun pemasar-pemasar di era daring tetap dituntut untuk memahami kemudian memaksimalkan kunci-kunci marketing daring di atas.

 

Organisir, Laksanakan, Kendalikan Marketing

Konsep manajemen adalah proses mengendalikan, sehingga untuk bisa berhasil dalam marketing di era daring maka konsep ini harus diterapkan secara disiplin.

Mengorganisir dilakukan dengan cara menempatkan sumber daya pada posisi yang tepat (the right man, the right position). Dalam marketing daring, ada beberapa kategori sumber daya manusia yang dibutuhkan yakni social media manager, content specialist, dan marketing analyst.

 

Penutup

Bagaimana? Yang namanya promosi dan pemasaran merupakan kegiatan yang sangat membutuhkan keahlian. Kamu tidak bisa menjadi seorang marketer atau promotor yang handal apabila hanya mengandalkan pendidikan saja, dibutuhkan pengalaman dan kemampuan dalam memahami trend dan kemauan konsumen atau pembeli. Semoga artikel abiscus diatas bisa bermanfaat ya