Cara Mengamalkan Nilai dari Sila Pancasila

Bagaimana tips mengaplikasikan nilai nilai dari setiap sila yang ada pada ideologi pancasila? Pancasila sebagai dasar negara Indonesia merupakan salah satu pedoman yang harus kita amalkan dalam kehidupan sehari hari. Jadi kita sebagai warga negara yang baik, harus mampu menghayati, mengamalkan dan merealialisasikan setiap unsur yang terkandung dalam ajarannya, sesuai dengan amanat dari founding father bangsa ini. Apa saja itu? Abiscus akan membahas satu persatu untuk kalian. Simak dibawah ini :

 

Cara Mengamalkan Pancasila

Rutin mengajak anak beribadah bersama

Sila pancasila Pancasila mengandung nilai Tetuhanan. Di dalamnya memberikan tugas kepada orangtua untuk mengenalkan dan mengajarkan anak tentang agama. Untuk anak yang masih berusia dini, salah satu cara termudah mengenalkan anak dengan agama dan Tuhan YME adalah dengan mengajaknya beribadah bersama. Lebih baik jika rutin kamu ajak beribadah di tempat ibadah sesuai agama kamu masing-masing.

Cara lain yang bisa orangtua ajarkan pada anak sebagai penanaman Pancasila sila pancasila ini adalah membiasakan berdoa di setiap aktivitas anak. Misalnya sebelum makan, tidur, atau bermain. Jangan lupa orangtua selalu mengingatkan untuk berdoa terlebih dahulu. Mengenalkan anak pada kamub suci juga menjadi salah satu pengamalan Pancasila untuk anak kamu yang masih berusia dini.

Contoh perilaku sila pancasila ke 1

 

Memberikan kesempatan pada anak untuk memilih sesuai keinginannya

Musyawarah untuk mufakat menjadi makna sila pancasila Pancasila. Tugas kamu sebagai orangtua adalah memberikan kebebasan atau kesempatan untuk anak dalam menentukan keinginannya. Salah satu cara sederhana menanamkan nilai Pancasila sila pancasila ini misalnya menanyakan kepada anak tentang menu makanannya.

Anak tentu akan memberikan beberapa argumen tentang makanan apa yang mereka inginkan. Atau bisa juga dengan memberikan kesempatan pada anak untuk memilih pakaian yang ingin mereka pakai sendiri. Dari dua contoh kebiasaan ini, menjadi dasar orang tua untuk membiasakan anak berpendapat dan mendengarkan pendapat orang lain.

Contoh perilaku sila pancasila ke 2

 

Berbagi dengan teman

Keadilan menjadi makna penting dalam sila pancasila Pancasila. Orangtua dapat menbiasakan anak untuk berbagi dengan orang lain. Contoh sederhana misalnya berbagi mainan atau makanan dengan teman. Mengingat anak untuk bersikap adil terhadap semua teman, tidak membedakan teman, senantiasa untuk mau bermain bersama dengan semua teman menajdikan anak kamu terbiasa untuk hidup adil dalam segala hal

Contoh perilaku sila pancasila ke 3

 

Berkunjung ke rumah saudara

Berkunjung ke rumah sanak saudara, teman atau tetangga merupakan salah satu cara menumbuhkan nilai Pancasila pada anak usia dini. Sila pancasila yang mengandung makna kemanusiaan, berarti menugaskan kepada orangtua agar senantiasa menanamkan karakter simpati dan empati dalam diri anak kamu.

Cara yang dapat dilakukan orang tua misalnya meminta anak menghibur temannya yang sedang menangis, menolong teman jika melihatnya terjatuh atau kesusahan, dan lain sebagainya. Pembiasaan-pembiasaan ini lambat laun akan menjadikan anak kamu tumbuh dengan jiwa kemanusiaan yang tinggi

Contoh perilaku sila pancasila ke 4

 

Mengajak teman bermain bersama

Pada sila pancasila Pancasila terkandung makna persatuan. Dalam hal ini orangtua wajib membiasakan anak untuk rukun. Baik rukun dengan teman bemain, dengan cara mengajak teman bermain bersama tanpa membedakan status sosial. Jangan lupa pula untuk mengajarkan anak tentang kebersamaan. Misalnya sesekali mengajak anak dan teman-temannya makan kue bersama di teras rumah. Selain membuat anak-anak senang, hal ini juga membelajari anak kamu tentang makna penting dari kebersamaan.

Pancasila telah membimbing kehidupan lahir bathin masyarakat Indonesia, didalamnya tercantum kepribadian dan pandangan hidup bangsa yang telah diuji kebenaran, keampuhan dan kesaktiannya sehingga tidak ada satu kekuatan manapun yang mampu memisahkan Pancasila dari kehidupan bangsa Indonesia.

Pancasila juga tidak serta merta dibuat. Perumusan pancasila masih melalui proses pemikiran panjang yang di dalamnya terdapat pertimbangan-pertimbangan hingga akhirnya terbentuklah 5 dasar tersebut. Muhammad Yamin, Ir Soekarno, dan Soepomo adalah 3 tokoh penggagas pancasila

Contoh perilaku sila pancasila ke 5

 

Kata Penutup

Mereka adalah tokoh yang memeras pikirannya agar bisa membentuk suatu dasar negara. Bisa dibayangkan bukan ? jerih payahnya dalam merumuskan dasar negara agar dasar tersebut bisa diterima oleh semua kalangan rakyat Indonesia yang Plural. Maka sudah sepatutnya generasi penerus yang tidak ikut menggagas dasar negara untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila seutuhnya.

Apa repotnya bagi kita semua untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Tanpa harus melawan atau perang dengan sekutu Jepang, tanpa harus merumuskan Pancasila dan berdebat untuk memproklamirkan kemerdekaan. Mustahil untuk melakukan hal tersebut karena kita tidak hidup pada zaman penjajahan. Bukan saatnya sekarang untuk memperjuangkan kemerdekaan tetapi mempertahankan kemerdekaan